Pengolahan Citra Digital PHP

Pengolahan Citra Digital Dengan PHP – Part 4

Terkait respon dari pengunjung yang akhir-akhir ini kembali membludak terkait postingan sebelumnya yaitu Source Code Olah Citra Digital dengan PHP Part 3, maka bersama dengan postinga Part 4 ini saya ingin kembali membagikan Source Code Full PHP untuk contoh Pengolahan Citra Digital dengan berbagai efek yang sama dengan Part 2, fitur-fitur yang ada di dalam Olah Citra Digital versi terbaru ini diantaranya adalah :

  1. Histogram Standar
  2. Histogram Ekualisasi
  3. Logical Operation
  4. Image Flip
  5. Cropping
  6. Noise Elimination
  7. Threshold
  8. Edge Detection
  9. Gaussian Blur
  10. Emboss Image
  11. Sharpen Image

olah_citra_digital_php

Apa Yang BARU?

  1. Support PHP Versi Terbaru
  2. Bug Fix
  3. Dilengkapi Contoh

Semua fitur diatas menggunakan pemrograman PHP, yang bisa kalian pelajari lebih lanjut dengan Download Source Code Pengolahan Citra Digital Terbaru ini (Tanpa Survey). Selamat mencoba dan silahkan dikembangkan. Jika ada yang ingin ditanyakan mengenai metode atau mekanisme kerjanya seperti apa, silahkan komentar dibawah ini.

download_source_code_pcd_php

Perbedaan Antara “Baseline JPEG” dan “Progressive JPEG”

Bagi para editor, khususnya yang sering mengoperasikan Photoshop, pasti pernah melihat / kenal dengan istilah Baseline & Progressive waktu menyimpan gambar hasil olah menjadi tipe JPEG/JPG. Pernah terpikirkah apa ya perbedaan diantara keduanya ???

Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai perbandingan / perbedaan diantara keduanya. Pengetahuan ini juga aku dapat dari sixrevision.com mengenai panduan dasar tentang file gambar bertipe JPEG/JPG.

Baseline JPEG adalah gambar yang dibuat menggunakan algoritma kompresi JPEG yang mulai menampilkan gambar sebagai data yang tersedia per baris pixel gambar.
Gambar Baseline JPEG disamping dikompresi menggunakan metode transformasi kosinus diskrit & pengkodean Huffman, juga menggunakan presisi sampel 8-bit.
Komponen gambarnya mungkin terdiri dari 24-bit warna (tiga komponen per pixel) atau grayscale (salah satu komponen per pixel).
Di browser, saat kamu mengakses suatu situs bisa kamu lihat suatu image yang formatnya “baseline” akan tampil / di-load secara lambat, gambar ini di-load dari atas gambar, hingga ke bawah sampai gambar penuh di-load. Tampak seperti di-load per baris.

Sedangkan Progressive JPEG akan menampilkan gambar secara penuh sedemikian rupa tapi menunjukkan image/gambar terlihat agak blur, kurang jelas / berkualitas rendah secara keseluruhan, dan kemudian dengan perlahan menjadi lebih jelas dan lebih jelas sebagai data gambar asli yang menunjukkan gambar tersebut selesai di-load. Format ini membagi file gambar menjadi serangkaian scan saat di-load. Scan pertama menunjukkan gambar dengan kualitas yang sangat rendah. Setelah scan secara bertahap meningkatkan kualitas gambar tersebut.  Setiap scan menambah kualitas pixel yang telah disediakan hingga mencapai kualitas scan akhir (Pada dasarnya, progresif JPEG hanya penataan ulang dari data yang sama ke dalam suatu tatanan yang lebih rumit.)
Keuntungan dari progresif JPEG adalah bahwa jika gambar sedang dilihat on-the-fly ketika dikirimkan, orang dapat melihat perkiraan untuk seluruh gambar yang sangat cepat, dengan peningkatan secara bertahap kualitas sebagai salah satu menunggu lebih lama, ini jauh lebih bagus daripada tampilan atas-ke-bawah lambat gambar.

Gambar tersebut menggambarkan lebih jelas mengenai perbedaan/perbandingan dari baseline & progressive jpeg.

  • Baseline : image ditampilkan per baris dari atas ke bawah hingga gambar selesai di-load
  • Baseline Optimized : hampir sama dengan baseline biasa, namun disini diperlengkap dengan metode encoding huffman
  • Progressive : kamu bisa memilih tingkat scanning dari 3 hingga 5 fase, itu adalah fase scanning gambar hingga selesai load gambar tersebut

Download & Install Visual Studio Express Secara Offline

Thread kali ini membahas mengenai bagaimana caranya kita bisa install visual studio express secara offline setelah kita download file instalasi untuk visual studionya masing – masing. Karena aku pernah pengen install Visual Basic 2008 Express, nah aku dapat download dari websitenya Microsoft, itu hanya berupa file launcher yang berguna untuk mendownload dan menginstall aplikasi yang berhubungan dari Internet, kemudian install otomatis setelah proses download selesai. Nah setelah proses instalasi selesai, file mentah untuk setup aplikasinya dihapus, jadi kita ndak punya file mentahnya jika kita ingin install di komputer lain. Saat proses instalasi tadi juga kita butuh koneksi internet, lumayan menyusahkan bukan ?
Nah, semoga setelah membaca thread ini bisa mengatasi problem diatas :), oke silahkan ikuti langkah – langkah berikut dibawah ini :

  1. Pertama – tama, silahka kalian download file launcher atau bootstrap sesuai dengan aplikasi yang kalian inginkan (VB, VC++, C#, J# atau lainnya) di link berikut http://www.microsoft.com/express/Downloads/#Visual_Studio_2008_Express_Downloads
  2. Setelah selesai download, buka direktori dimana kalian menyimpan hasil download file tadi. Setelah itu, jika di komputer kalian sudah ada WinRar, tinggal Klik Kanan file hasil download tadi, lalu pilih Extract Here. Jika belum mempunyai winrar, bisa juga pake aplikasi Archieve sejenis.
  3. Setelah file download tadi diekstrak, hasil ekstraknya akan menghasilkan beberapa file. Dan diantara file tersebut, ada satu file dengan nama baseline.dat, silahkan buka file tersebut dengan Notepad atau editor text sejenis
  4. Setelah file tersebut terbuka, cari text dengan kata kunci [vs_setup.dll], nah dibawah bagian text tersebut, kalian bisa menemukan text URL parameter fwlink. Pokoknya, stelah ketemua text pencarian tadi, scroll aja kebawah nanti akan nemu fwlink tadi. Lihat gambar dibawah ini untuk lebih jelasnya :

    vbsetup

  5. Setelah kalian udah nemukan URL fwlink-nya, buka browser lalu ketikkan link http://go.microsoft.com/fwlink/?LinkId=119373
    NB : ?LinkId=119373 silahkan ganti dengan LinkId yang ada di file yang sedang kalian buka.
  6. Setelah kalian membuka link tersebut, secara otomatis akan mendowload file instalasi yang sesuai dengan yang kalian pilih, filenya kurang lebih sekitar 50 Mb. Silahkan download dan simpan.
  7. Setelah proses download berhasil, lakukan hal yang sama dengan langkah kedua. Yaitu Klik Kanan file hasil download kedua berukuran kurang lebih 50Mb an tadi, lalu pilih Extract Here.
  8. Kemudian, buka Command Prompt / DOS, dan masuklah ke direktori dimana kalian menyimpan hasil extraksi dari file hasil download kedua tadi melalui DOS yang sedang kalian buka.
  9. Setelah berada di direktori yang saya maksud, ketikkan command berikut :
    msiexec /i vs_setup.msi vsextui=1 addlocal=all reboot=reallysuppress
  10. Setelah itu, otomatis proses Instalasi berjalan. Dan silahkan tunggu hingga proses instalasi selesai, maka program siap digunakan dan kalian juga masih punya file setup / mentah-annya. Jadi bisa diinstall di komputer lain kan … tidak perlu download ulang.
    Oh ya, tidak kalah pentingnya, jika di komputer kalian belum terpasang .Net Framework yang sesuai, silahkan install terlebih dahulu sebelum melakukan langkah ke 8. Oke selesai sampai disini, semoga bisa bermanfaat 😀 :mrgreen:

Cara Memproteksi CD Agar Tidak Bisa diCopy

Diagram of CD layers. :A. A polycarbonate disc...

Image via Wikipedia

Hahai,,, pasti udah tau kan maksudnya ? Kalo ada belum yang tahu ni aku jelasin. Jadi maksudnya itu, bagaimana caranya agar CD / DVD yang berisi data, musik, film dan sebagainya tidak bisa dicopy / diduplikasi oleh orang lain tanpa  adanya ijin dari kita (sang pembuat).Pastinya kalian ingin kan CD yang berisi hasil karya kalian di copy sembarangan tanpa ijin ? Karena itu, silahkan pelajari langkah – langkah untuk proteksi CD di bawah ini.

Oke, dalam pembahasan proteksi cd dari copy, aku membutuhkan 4 software / aplikasi :

  1. Nero ( banyak situs yang menyediakan download Nero )
  2. Clone CD ( http://www.slysoft.com/en/clonecd.html )
  3. CD Secure ( http://www.gold-software.com/CDSecure-file9707.html )
  4. WTM CD Protect ( http://www.webtoolmaster.com/ )

Continue reading

Sistem Digital – Sistem Bilangan

1. Bilangan Desimal

Sistem Bilangan - Bilangan Desimal

Bil. Desimal

  • Base : 10
  • Radix ( simbol ) : 0 – 9

Contoh :
(125)10 = (1×102) + (2×10) + (5×100)
(125)10 = 100 + 20 + 5
(125)10 = 125

2. Bilangan Biner

Bilangan Biner

Bil. Biner

  • Base : 2
  • Radix : 0 dan 1

Contoh :

(1011)2 = (1×23) + (0x22) + (1×21) + (1×20)
(1011)2 = 8 + 0 + 2 + 1
(1011)2 = (13)10

3. Bilangan Oktal

Bilangan Oktal

Bil. Oktal

  • Base : 8
  • Radix : 0 – 7

Contoh :

(127)8 = (1×82) + (2×81) + (7×80)
(127)8 = 64 + 16 + 7
(127)8 = (87)10

4. Bilangan Hexadesimal

Bilangan Hexadesimal

Bil. Hexadesimal

  • Base : 16
  • Radix : 0 – 9, A, B, C, D, E, F

Contoh :

(12D)16 = (1×162) + (2×161) + (Dx160)
(12D)16 = 256 + 32 + 13
(12D)16 = (301)10