[TESTED] Extend and mount new disk (/dev/sdb/) into your folder in dev/sda – Centos 7

My server has a partition and the disk size just 38GB, whereas I need about 20GB more for save my new files. With this condition I think have just two options between extend the partition before or add new disk and mount it into a folder within my partition before. Then I discuss with my friend which way is the best and the faster, finally I choose the second option which is add new disk (new partition, basically it will named as /dev/sdb/, /dev/sdc/, etc) and mount it into my specific folder, let say I will mount it into /opt/lampp/htdocs/aset.

So, how to extend new disk and mount it into our custom folder? here are the steps. This solution was tested successfully in my server Linux Centos 7.

# Check your which one is your new disk
# you can check that with this
sudo parted -l | grep Error

# or this one
# just make sure the free size still 100%
lsblk

# in my case I got /dev/sdb/
# so I started with this
pvcreate /dev/sdb

vgcreate diskaset /dev/sdb

lvclear

vgdisplay

# Chek these line!
# Alloc PE / Size       12799 / <50.00 GiB
# Free  PE / Size       0 / 0
#
# 12799 refers to Free PE or Alloc PE
lvcreate -l 12799 lv_diskaset diskaset

# Format the disk into XFS
# for "/disk/diskaset/" name it as you wish
sudo mkfs.xfs /dev/diskaset/
sudo mkfs.xfs /dev/diskaset/lv_diskaset

# Create folder for mount the disk
mkdir /opt/lampp/htdocs/aset/

# Mounting
mount /dev/diskaset/lv_diskaset /opt/lampp/htdocs/aset/

# Edit the "/etc/fstab" file for autostart when server startup
# Save
nano /etc/fstab/

# Add this line in the bottom
/dev/diskaset/lv_diskaset /opt/lampp/htdocs/aset        xfs     defaults        0 0

# Reboot your server
reboot

Finish, hope my solution above will help you sometime to extend and mount new disk into your custom folder for expanding storage in Linux Centos 7.

[SOLVED] Mencegah (Ransomware WannaCry) Lebih Baik Daripada Mengobati

Ransomware WannaCry berhasil membuat hampir seluruh penduduk dunia panik dan galau, setelah kasus Conficker beberapa saat yang lalu juga melanda. Mudahnya akses media sosial membuat masalah ini cepat menyebar dan viral hingga hampir ke setiap kalangan mengenal (sekilas) varian virus yang satu ini.

Yang melekat di pikiran tentang virus ini adalah tebusan untuk mengembalikan data ke bentuk semula yang fantastis, pelaku meminta tebusan sejumlah $300 BTC (Bitcoin), berapa banyak itu? Bisa kalian cek langsung di website Bitcoin, gara-gara viralnya kasus ini sekarang nilai tukar Bitcoin melonjak drastis. Bayangkan saja, sekarang 1 BTC = $1745 US (kurang lebih).

Itu sekilas tentang Ransomware WannaCry dan Bitcoin, lalu bagaimana caranya mencegah atau mengantisipasi agar Laptop / PC Windows kita tidak sampai terserang Ransomware WannaCry ini? Poin paling penting adalah mencegah penyebaran virus itu sendiri, yang mana virus jenis Worm seperti ini menyebar melalui file sharing yang ada di Windows. Berikut beberapa pertolongan pertama yang bisa kalian lakukan agar terhindar dari virus ini : Continue reading

Unlock “Locked” files / directories in OS X Mac via Terminal

Pembahasan kali ini singkat saja, jika kalian (para pengguna OS X) menemui file atau direktori yang ada icon gembok diujung kiri bawah pada icon file atau direktori tersebut, bisa diartikan bahwa status file atau direktori tersebut adalah “Locked”. Nah, gimana caranya agar status Locked tersebut bisa hilang dengan sekali “Enter” ??? Berikut caranya :

  1. Buka Terminal
  2. Ketik kode berikut
    chflags -R nouchg /alamat/nama_direktori/
  3. Enter

Beres… mudah bukan :mrgreen:

Solution for MySQL (XAMPP) Can’t Start in OS X Yosemite

Beberapa hari yang lalu saya baru saja upgrade OS X dari Mavericks menjadi Yosemite (10.10), namun barusan saja saya mengoperasikan MySQL server di Mac saya yang sudah pakai baju barunya :D. Saya memakai XAMPP versi 1.8.3-1 yang sudah terpasang sejak lama, sejak masih pakai OS X Mountain Lion. Sampai akhirnya saya upgrade dari Mavericks ke Yosemite, tetap pakai XAMPP versi 1.8.3-1, namun di XAMPP yang versi 1.8.3-1 mengalami masalah yaitu tidak bisa start service MySQL. Saya sudah coba beberapa kali start lagi dan lagi service MySQL nya dari Application Manager kepunyaan XAMPP, tapi tetap tidak menunjukkan hasil yang baik, atau masih tetap tidak bisa run service MySQL-nya.

Setelah browsing solusi paling banyak adalah upgrade versi XAMPP ke yang terbaru, tapi saya tidak berkeinginan untuk upgrade XAMPP. Karena pasti harus download lagi, tau sendiri lah kapasitas file installer XAMPP kan besar, jadi males banget buat download lagi :P. Tapi akhirnya ketemu juga solusi yang simple dan sangat mudah diterapkan untuk mengatasi masalah tidak bisa start/run service MySQL XAMPP 1.8.3-1 di Yosemite ini, adalah dengan cara berikut : Continue reading

Eclipse

Cara Upgrade Eclipse Kepler ke Luna

Alhamdulillah akhirnya bisa sharing lagi, setelah sekian abad (haha, lebay banget) nggak ‘nge-blog’. Btw, kali ini aku coba share mengenai bagaimana caranya untuk meng-upgrade Eclipse versi 4.3 (Kepler) menjadi versi 4.4 (Luna). Bisa saja sih kalian tinggal download versi terbaru di website resmi Eclipse, tapiiii… Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan kalau kalian download versi terbaru.

Eclipse

Upgrade Eclipse Kepler to Luna

Misalkan begini, kita udah pake Eclipse Kepler lamaa banget, udah terpasang berbagai plugin dan third party lainnya. Contoh gampang adalah udah terpasang untuk Plugin Android ADT. Dan sudah lengkap segala rupa. Jika kalian download baru Eclipse Luna, semuanya akan sirna, sia-sia setting, plugin dan segala rupa yang telah terpasang di Eclipse Kepler milik kalian sebelumnya. Continue reading

Perbedaan Antara “Baseline JPEG” dan “Progressive JPEG”

Bagi para editor, khususnya yang sering mengoperasikan Photoshop, pasti pernah melihat / kenal dengan istilah Baseline & Progressive waktu menyimpan gambar hasil olah menjadi tipe JPEG/JPG. Pernah terpikirkah apa ya perbedaan diantara keduanya ???

Berikut adalah sedikit penjelasan mengenai perbandingan / perbedaan diantara keduanya. Pengetahuan ini juga aku dapat dari sixrevision.com mengenai panduan dasar tentang file gambar bertipe JPEG/JPG.

Baseline JPEG adalah gambar yang dibuat menggunakan algoritma kompresi JPEG yang mulai menampilkan gambar sebagai data yang tersedia per baris pixel gambar.
Gambar Baseline JPEG disamping dikompresi menggunakan metode transformasi kosinus diskrit & pengkodean Huffman, juga menggunakan presisi sampel 8-bit.
Komponen gambarnya mungkin terdiri dari 24-bit warna (tiga komponen per pixel) atau grayscale (salah satu komponen per pixel).
Di browser, saat kamu mengakses suatu situs bisa kamu lihat suatu image yang formatnya “baseline” akan tampil / di-load secara lambat, gambar ini di-load dari atas gambar, hingga ke bawah sampai gambar penuh di-load. Tampak seperti di-load per baris.

Sedangkan Progressive JPEG akan menampilkan gambar secara penuh sedemikian rupa tapi menunjukkan image/gambar terlihat agak blur, kurang jelas / berkualitas rendah secara keseluruhan, dan kemudian dengan perlahan menjadi lebih jelas dan lebih jelas sebagai data gambar asli yang menunjukkan gambar tersebut selesai di-load. Format ini membagi file gambar menjadi serangkaian scan saat di-load. Scan pertama menunjukkan gambar dengan kualitas yang sangat rendah. Setelah scan secara bertahap meningkatkan kualitas gambar tersebut.  Setiap scan menambah kualitas pixel yang telah disediakan hingga mencapai kualitas scan akhir (Pada dasarnya, progresif JPEG hanya penataan ulang dari data yang sama ke dalam suatu tatanan yang lebih rumit.)
Keuntungan dari progresif JPEG adalah bahwa jika gambar sedang dilihat on-the-fly ketika dikirimkan, orang dapat melihat perkiraan untuk seluruh gambar yang sangat cepat, dengan peningkatan secara bertahap kualitas sebagai salah satu menunggu lebih lama, ini jauh lebih bagus daripada tampilan atas-ke-bawah lambat gambar.

Gambar tersebut menggambarkan lebih jelas mengenai perbedaan/perbandingan dari baseline & progressive jpeg.

  • Baseline : image ditampilkan per baris dari atas ke bawah hingga gambar selesai di-load
  • Baseline Optimized : hampir sama dengan baseline biasa, namun disini diperlengkap dengan metode encoding huffman
  • Progressive : kamu bisa memilih tingkat scanning dari 3 hingga 5 fase, itu adalah fase scanning gambar hingga selesai load gambar tersebut

Mencegah Website Agar Tidak di-Copy/Grab Oleh Program Web Copier

Httrack, Offline Explorer, Web Copier, Web Reaper ….

Yap, bagi kalian yang bergelut di dunia website terutama bagi developer website, tentunya sudah tidak asing lagi dengan
beberapa program web copier/grabber yang saya sebutkan diatas. Yang paling populer menurut saya adalah httrack :mrgreen:

Kalo kalian kenal dengan program-program tersebut, saya yakin pasti pernah mengoperasikannya untuk meng-copy/grab suatu situs
yang menarik entah itu dalam hal tampilan atau kontennya.
Nah, khususnya bagi kalian para developer website, pasti juga pernah terpikir
Bagaimana agar website saya terhindar dari httrack dan web copier lainnya???” atau
Bagaimana mencegah serangan web copier/grabber agar tidak bisa mendownload website kita???Continue reading

wavecom-fastrack-gammu-smsgateway

Solusi SMS Gateway Gammu Dengan Modem Wavecom Fastrack

Selamat malam semuanya :D,,,
Kali ini aku coba sharing mengenai bagaimana agar sukses untuk membuat sistem / aplikasi SMS Gateway menggunakan modem Wavecom Fastrack dengan Gammu sebagai bridge nya. Kenapa saya membahas ini lebih lanjut? karena kebanyakan (termasuk saya) developer pasti pernah kesulitan saat melakukan konfigurasi Gammu dengan Mode Wavecom Fastrack ini. Entah itu masalahnya tidak bisa kirim SMS ataupun terima SMS.

Tadi saya juga sempat kebingungan kembali karena dapat project pembuatan SMS Gateway dengan Modem Wavecom ini, akhirnya setelah otak-atik sana sini, Alhamdulillah akhirnya bisa sukses :).
Mungkin ini memang bukan solusi utama, namun yang pasti solusi ini insyaAllah membantu :). Agar bisa membuat SMS Gateway dengan Modem ini, saya anjurkan pakai Gammu dengan Versi 3 keatas. Karena saya sudah coba dengan versi 3 kebawah sangat kesulitan, dalam arti tidak semua Sistem Operasi sukses dengan modem ini. Tapi setelah saya download Gammu yang terbaru (v3.1) syukur Alhamdulillah langsung lancar dan berhasil membuat SMS Gateway Gammu dengan Modem Wavecom Fastrack ini. Continue reading

Program Enkripsi File Metode AES Dengan Delphi 7 – Part 2

Hai semua, selamat pagi … 🙂
Berdasarkan postingku yang sebelumnya di http://rendramm2.wordpress.com/2012/01/17/program-enkripsi-file-dengan-metode-aes-menggunakan-delphi-7-part-1/ dimana aku membahas mengenai suatu aplikasi yang dapat digunakan sebagai salah satu tool untuk melindungi file kalian dari proses copy tanpa sepengetahuan pemilik.
Disini aku tidak akan membahas mendalam mengenai aplikasi ini, karena waktuku juga terbatas (sok sibuk :p).
Di part/pembahasan sebelumnya aku udah janji untuk share source code untuk Contoh Aplikasi Enkripsi AES Delphi 7 kan, nah sekarang di Part 2 ini aku share link downloadnya : http://www.mediafire.com/?303cmjqxnb7n450

Alhamdulillah dengan ini akhirnya aku dapat Nilai A (95, Tertinggi di kelas)

Program Enkripsi File Dengan Metode AES Menggunakan Delphi 7 – Part 1

Selamat sore 🙂
Kali ini aku mau berbagi pengalaman dan pengetahuan baru dalam Pemrograman Delphi 🙂 dan Enkripsi AES.

Ya, ini berawal dari permasalahan yang diberikan untuk membuat suatu aplikasi/program yang mengandung enkripsi pada mata kuliah Pengaman Jaringan Sistem Komputer. Akhirnya aku muncul suatu ide untuk membuat suatu aplikasi yang dapat membantu user dalam mengamankan file-file yang dianggapnya pribadi dan tidak untuk dipublikasikan/disebarluaskan.

Jadi alur programnya itu seperti ini :

  1. Misalkan suatu saat ada temen yang pinjam laptop/notebook kita untuk keperluan copy data materi kuliah.
  2. Nah sama si dia di-explore kemana-mana dan akhirnya menuju ke suatu folder/lokasi file pribadi kalian tersimpan.
  3. Nah, sama dia dibuka trus ternyata mau dicopy sama dia.
  4. Nah, disinilah saatnya program ini bekerja :mrgreen:, jadi saat dia melakukan proses copy program akan dengan segera mengganti filenya dengan file yang terenkripsi.
  5. Jadi, waktu di-paste dan mau dibaca/dilihat… eng ing eng,, ternyata file berisi teks yang gag karuan :D. Berhasil …. yeah!!!

Ya, alurnya adalah seperti itu semoga kalian paham :). Sekarang gimana caranya untuk menetukan file mana yang perlu diproteksi ? tenang, sudah aku siapkan caranya dan yang ini gag konvensional pastinya, coba liat gambar dibawah ini :

menu pada klik kanan file - delphi

#1

Continue reading